REGULASI
REFERENSI
DOKUMEN
LAYANAN PUBLIK
Galeri
PROFILE
BERANDA

berita & artikel

22 November 2018


"Isu Strategis UPT Tempat Pemakaman Umum Dalam RENSTRA DISPERKIM."




image

Kebun Bibit Mojolangu yang terletak di Jalan Sudimoro Utara di pagi hari yang cerah nampak ramai. Berlalu lalang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengenakan pakaian hitam putih. Mereka adalah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang sengaja diundang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DISPERKIM) dalam rangka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Penyusunan RENSTRA DISPERKIM Tahun 2019-2023.

Rencana Strategi Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat dengan RENSTRA Perangkat Daerah adalah dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode 5 (lima) tahun.
Dalam perencanaan RENSTRA selain undangan dari OPD lain juga turut hadir para akedemisi, pegiat lingkungan dan tokoh masyarakat.

Diskusi tentang RENSTRA biasa dilaksanakan di hotel, aula mewah atau gedung pertemuan. Namun, kali ini DISPERKIM ingin menyuguhkan sesuatu yang beda. RENSTRA yang merupakan roh dari rencana DISPERKIM ini dibahas secara gayeng, sederhana, penuh kekeluargaan dan sarat akan ilmu.

"Pembahasan rancangan RENSTRA ini sengaja kita pilih di Kebun Bibit Mojolangu. Selain sebagai Ruang Terbuka Hijau, kita juga harus mencintai dan memanfaatkan apa yang kita punya. Bagi para undangan yang kakinya mulai kesemutan. Tidak dilarang untuk selonjor kaki" ungkap Plt dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman,  Diah Ayu Kusumadewi saat membuka acara. Rabu (21/11/2018) disambut senyum simpul para undangan.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman yang biasa disebut DISPERKIM merupakan perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintah di bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman membawahi Sekretariat, 3 Bidang yakni Bidang Perumahan dan Pertanahan, Bidang Pertamanan, Bidang Penerangan Jalan serta membawahi 5 UPT yang meliputi UPT Rusunawa, UPT Tempat Pemakaman Umum, UPT Perbengkelan Taman dan Penerangan Jalan, UPT Kebun Bibit dan UPT Taman Aktif. OPD yang memiliki jumlah personil 495 orang ini didominasi ASN golongan II yakni 137 orang dari 218 jumlah ASN. Hal lain yang tak kalah menarik yaitu proporsi Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) di DISPERKIM berjumlah 268 orang. Hal ini membuktikan bahwa TPOK memiliki peran strategis dalam menunjang kinerja organisasi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 86 Tahun 2017 disebutkan bahwa tahapan penyusunan RENSTRA dan Subtansi Rancangan Awal RENSTRA perangkat daerah salah satunya adalah pelaksanaan Forum Perangkat Daerah atau Lintas Perangkat Daerah yang merumuskan Subtansi Isi RANWAL RESTRA yang termaktub dalam huruf (d) adalah Analisis Isu Strategis.

Menurut dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang, Oscar Radyan Danar mengungkapkan bahwa linier dalam organisasi perangkat daerah meliputi masalah pokok yang merupakan masalah makro biasanya muncul pada Bidang. Kemudian menjadi masalah yang berkembang menjadi isu strategis dan masalah tersebut akan mengkrucut menjadi akar masalah yang akan diselesaikan dengan perumusan masalah melalui program kegiatan.

Sebagai unit kerja yang bernaung dibawah DISPERKIM. UPT Tempat Pemakaman Umum juga memiliki permasalahan yang komplek yang menjadi permasalahan dan isu strategis layanan DISPERKIM yakni mengenai Penyediaan Kebutuhan Lahan Pemakaman Umum.

Bu Diah juga mengungkapkan bahwa pemakaman di Kota Malang sudah semakin sempit sehingga tak mengagetkan jika terjadi makam tumpangan seperti di TPU Gading.
"Pemakaman yang kita kelola semakin sempit.Tak jarang kita temui penolakan warga. Pasalnya jenazah yang meninggal bukan warga setempat. Kasihan dan miris melihatnya. Jadi tidak hanya di sinetron, di dunia nyata juga ada perebutan lahan makam. Oleh karena itu, perlu kita cari solusi tepat.
"Pemakaman adalah RTH dan lahan RTH yang ditetapkan sebesar 20% dari luas kawasan masih belum terealisasi secara optimal hanya 4,6%. Untuk itu kita beli lahan RTH salah satunya kita beli lahan pemakaman. Itu himbauan dari Pak Walikota" ungkap Bu Diah saat memaparkan isu strategis penyediaan kebutuhan lahan pemakaman umum.

Isu strategis mengenai penyediaan kebutuhan lahan pemakaman umum menjadi topik hangat dan merupakan unit krusial yang harus diperhatikan. Pengadaan lahan 100 ha dalam program kegiatan yang nantinya dibuat blok pemakaman adalah solusi dan jawaban tepat dalam permasalahan ini.

Isu lain yang paling aktual adalah rencana perubahan organisasi yang mengacu pada Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 061/17261/0311/2018 Tanggal 23 Oktober 2018 Perihal Pembentukan UPTD. Dijelaskan UPT dibawah DISPERKIM salah satunya UPT Tempat Pemakaman Umum berubah menjadi UPT Pengelolaan Pemakaman Umum Kelas B. Struktur baru ini ditargetkan operasional per Januari 2019 dengan rekomendasi Gubernur agar setiap UPT dilengkapi Sarana Prasana dan Sumber Daya Manusia yang memadai sesuai kebutuhan. Adanya perampingan ini melecut kita untuk meningkatkan kinerja, sumber daya manusia dan sumber daya alamnya.

Tak kalah penting isu strategis lain adalah peningkatan kualitas kemanfaatan dan kuantitas ketersediaan RTH publik yang dikelola termasuk di lingkungan pemakaman.

Penanaman kopi dan cacao melalui Grave Go Green di lingkungan TPU merupakan wujud nyata dalam sumbangsih peningkatan dan kuantitas RTH. Produk olahan Kopi Cap Tulang yang menjadi souvenir dalam forum ini sebagai jawaban bahwa UPT Tempat Pemakaman Umum tidak hanya sebagai lahan penguburan jenasah saja. Namun memiliki hakikat yang lebih dalam yakni sebagai kawasan RTH yang mampu mengokohkan pilar sosial, ekonomi,  ekologi dan estetika.

Forum Perangkat Daerah Rancangan RENSTRA DISPERKIM 2019-2023 merupakan implementasi dari PERMENDAGRI nomor 86 Tahun 2017 adalah ajang komunikasi, aspirasi untuk memberikan masukan, saran dan kritik sehingga DISPERKIM dapat menentukan arah kebijakan, menentukan sasaran dan mencari solusi terhadap isu strategis yang berhembus. Pun begitu, kegiatan ini dapat menjadi intropeksi UPT Tempat Pemakaman Umum dalam  meningkatkan pelayanan dan melakukan pembenahan sehingga Visi dan Misi Kota Malang BERMARTABAT dapat terwujud yang merujuk pada sebuah nilai harga diri, kemanusiaan yang memiliki arti kemuliaan.







Unit Kerja
Unit Kerja Kegiatan Detail
Bidang Penerangan Penerangan Jalan Pelayanan di bidang penerangan jalan umum dan jalan lingkungan Detail
Pengumuman
Judul Keterangan Detail
Upacara 17 Agustus 2018 Detail
Sosial Media

Live Chat

Email :

Nama :


Send