"Pokdarwis Koeboeran Londo Dikukuhkan, Siap Jadi Destinasi Wisata Sejarah."

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Koeboeran Londo diresmikan dan dikukuhkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni pada Minggu, 27 Oktober 2019.

“Koeboeran Londo merupakan tempat pemakaman yang memiliki nilai sejarah tinggi. Bangunan gedungnya juga sudah masuk dalam cagar budaya yang akan ditetapkan tahun ini, apalagi produksi Kopi Cap Tulang sudah terkenal dan dapat dijadikan sebagai buah tangan yang merupakan kenangan dari penerapan Sapta Pesona. Pokdarwis yang sudah dikukuhkan dapat terus menggaungkan kepada khalayak agar pemakaman ini dapat dikenal lebih luas” ungkap Ida Ayu panggilan akrab Kepala Kebudayaan dan Pariwisata dihadapan anggota Pokdarwis.

Lebih lanjut, wanita asli Bali ini mengatakan bahwa Kota Malang tidak memiliki sumber daya alam seperti laut, gunung, kawah atau lain sebagainya. Namun, Kota Malang memiki sumber daya manusia yang dapat berpikir untuk mengolah kekayaan alam yang dimiliki dan peranan Pokdarwis ini sangat vital untuk menunjang suatu destinasi wisata.

Pokdarwis merupakan lembaga kepariwisataan yang dibentuk secara swadaya terdiri dari kelompok masyarakat yang memiliki tanggungjawab dan kepedulian terhadap destinasi wisata yang berada di wilayahnya serta untuk mewujudkan sapta pesona. Dalam suatu destinasi wisata
sapta pesona merupakan hal vital yang harus terwujud meliputi keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan dan kenangan. Apabila sapta pesona yang menjadi ruh dalam kepariwisataan sudah dapat diimplementasikan, maka besar kemungkinan destinasi wisata akan bisa maju dan berkembang.

Hal senada juga diungkapkan Kepala UPT Pengelolaan Pemakaman Umum, Taqruni Akbar.
“Setelah dikukuhkannya Pokdarwis Koeboeran Londo, maka kegiatan yang dilakukan oleh Pokdarwis adalah legal dan memiliki payung hukum. Keberadaan Pokdarwis ini merupakan mitra dari UPT Pengelolaan Pemakaman Umum yang akan menjadi corong untuk mengenalkan destinasi wisata S
sejarah Koeboeran Londo”.

Pria yang sudah menjabat sebagai Kepala UPT Pengelolaan Pemakaman Umum hampir 3 tahun ini menyatakan sangat mendukung dan mengapresiasi keberadaan Pokdarwis Koeboeran Londo, dimana anggota yang berjumlah 28 orang ini adalah lapisan masyarakat sekitar yang memiliki kepedulian untuk memajukan Koeboeran Londo” tambahnya.

Camat Sukun, I Ketut Widi E Wirawan juga memberikan sambutan.
“Wilayah Sukun ini sangatlah luar biasa, pembentukan dan akhirnya dikukuhkan Pokdarwis Koeboeran Londo adalah satu hal yang patut diacungi jempol apalagi kesadaran masyarakat yang peduli untuk memajukan pariwisata adalah satu hal yang membanggakan. Semoga dengan pengukuhan ini, Koeboeran Londo dapat lebih dikenal sebagai cagar budaya dan secara tidak langsung wilayah Sukun juga akan ikut dikenal” ungkap beliau.

Seperti kita ketahui bahwa Koeboeran Londo merupakan TPU Sukun Nasrani yang dibangun pada masa Bouwplant III tahun 1921. Tempat pemakaman yang sarat akan nilai histori ini untuk pertama kali pembangunannya diperuntukkan bagi orang-orang Eropa yang tinggal di Kota Malang.

Banyak nilai edukasi yang dipetik. Adanya Makam Gerrit Christian Renardel de Lavalette yang notabene pendiri Lavalette, tokoh Freemonsry Dr. P.A.A Ayke, Pendiri Sekolah Hua Ind, Pastor Wang C.D.D merupakan sebagian kecil tokoh-tokoh yang disemayamkan di lahan makam seluas 120000m2 ini. Kisah-kisah tokoh ini yang dapat kita pelajari dan mengedukasi. Selain itu, Bong Londo yang hidup pada 3 (tiga) masa mulai dari Kolonial, Pendudukan Jepang hingga masa Kemerdekaan memiliki histori tersendiri.

Pengukuhan yang berjalan penuh kekeluargaan diiringi alunan musik berirama menambah kehangatan dan keakraban. Di siang yang cukup cerah menjadi saksi sumpah, pernyataan kesedian dan kesanggupan anggota Pokdarwis untuk ikhlas dan bertangggung jawab mengembangkan, mengenalkan meningkatkan dan memajukan Destinasi Wisata Koeboeran Londo dengan penuh kreatif dan inovasi.

Pengukuhan Pokdarwis ini sebagai titik awal untuk memulai bekerja agar dapat mewujudkan Koeboeran Londo sebagai Wisata Sejarah Menuju Malang City Heritage.

Har/de.182

 

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman

  • Jalan Bingkil No. 1 Sukun Kota Malang


© 2019 DISPERKIM

  • Telp : (0341) 369377
  • disperkim@malangkota.go.id
  • dpkp2017@gmail.com
Close Menu