"UPT PPU Launching Penanaman Pohon Kenangan."

Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pemakaman Umum (UPT PPU) kembali beraksi dalam kepedulian terhadap lingkungan. UPT yang merupakan unit kerja yang menangani pemakaman ini terus berupaya untuk mewujudkan visi bahwa Tempat Pemakaman Umum adalah Kematian Yang Menghidupi. Salah satunya dengan mengumpulkan pabrik oksigen yakni dengan penanaman pohon kenangan. Pohon yang difokuskan adalah pohon cacao yang notabene adalah pohon produktif yang buahya dapat diolah menjadi bentuk pangan coklat.

“Pohon cacao ini sengaja kami tanam di TPU Kasin. Selain sebagai pohon produktif juga akan kita jadikan pohon kenangan, dimana TPU Kasin yang populer dikenal sebagai Kampung Kramat adalah destinasi wisata religi dan pohon cacao ini akan menjadi pengingat peziara bila pernah berkunjung ke TPU yang berada di Jalan Bali ini” ungkap Taqruni Akbar saat ditemui di TPU Kasin. Jumat (1/11/2019).

Lebih lanjut pria yang memiliki inovasi Grave Go Green Plus Melalui Diversifikasi Lahan Kritis TPU Di Kota Malang mengatakan bahwa penanaman pohon cacao sebagai sumber oksigen yang akan memberikan penghidupan bagi kita. Kedepan kebun coklat juga akan menjadikan makam menjadi tempat yang rindang dan sejuk sehingga kesan seram, kusam dan menakutkan dapat ditepis.

Seperti kita tahu, TPU Kasin yang memiliki luas lahan 77.452 ini memiliki jenis tanah yang subur dengan kandungan humus yang cukup tinggi, sehingga tidak mengherankan jika pohon cacao yang ditanam sebelumnya dapat tumbuh dengan subur. Melihat kondisi ini, UPT PPU kembali malakukan gebrakan penanaman pohon kenangan dengan ikon pohon cacao.

Wakil Walikota Kota Malang sangat mengapresiasi gebrakan dari UPT PPU. Beliau didapuk sebagai penanam pertama pohon kenangan.
“Saya Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko sangat mendukung dan mengapresiasi serta turut mensukseskan Program Grave Go Green Plus yang merupakan program unggulan UPT PPU Kota Malang. Pada hari ini telah dicanangkan program baru yang disebut pohon kenangan” ujar pria nomor dua di Kota Malang usai penanaman pohon cacao.

Melalui penanaman pohon kenangan ini dapat menambah asupan pabrik oksigen yang sangat dibutuhkan manusia dan hewan dan gerakan ini akan menjadikan amal jariah karena memberi penghidupan bagi makhluk hidup.
“Pohon kenangan ini maksudnya adalah setiap ada yang meninggal dunia para ahli waris disarankan atau dianjurkan untuk bersedekah oksigen yang merupakan perwujudan amal jariah dalam bentuk menanam satu pohon yang diniatkan kepada almarhum dan alharhumah yang meninggal” himbau Edi panggilan akrab pria yang juga penggemar kopi ini.

Edi berharap program yang digerakkan UPT PPU dapat diikuti oleh stakeholder yang lain. Misalkan Kementrian Agama Republik Indonesia dapat menghimbau pasangan yang akan menikah untuk menyumbangkan satu pohon atau lebih untuk ditanam. Dinas Pendidikan Tingkat Tinggi dapat menghimbau mahasiswanya untuk menanam pohon. Satu mahasiswa, satu pohon yang akan menyumbangkan oksigen sebagai gas kebutuhan pokok kita.

Pohon coklat yang ditanam langsung oleh Wakil Wali Kota Malang di sela-sela makam merupakan bukti dan wujud nyata bahwa UPT PPU berkontribusi dalam menyumbangkan oksigen dan pohon kenangan ini dapat selalu terkenang dalam hati para peziarah dan Tempat Pemakaman Umum
sebagai Tempat Kematian Yang Menghidupi dapat diimplementasikan.

hariani/de.182

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman

  • Jalan Bingkil No. 1 Sukun Kota Malang


© 2019 DISPERKIM

  • Telp : (0341) 369377
  • disperkim@malangkota.go.id
  • dpkp.2017@gmail.com
Close Menu